Bukan Hanya di Indonesia, Wabah Tomcat Mulai Menyerang Jepang

Anda sedang berada di Berita Bukan Hanya di Indonesia, Wabah Tomcat Mulai Menyerang Jepang, share jika artike ini bermanfaat untuk anda.

Pada tahun 2013 lalu, Indonesia diserang oleh wabah Tomcat atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan nama semut semai (dalam bahasa latin disebut Paederus littoralis). Sebenarnya keberadaannya sudah ada dari dulu, tetapi di beberapa wilayah di Indonesia, jarang sekali semut merah ini terlihat. Semut ini disebut wabah karena memiliki racun yang mampu membuat penyakit kulit di tubuh manusia. Meskipun tidak menggigit ataupun menyengat, racun dari Tomcat ini mampu membuat kulit melepuh, perih, dan menganga. Ternyata serangga ini juga ada di Jepang, negara yang juga memiliki berbagai macam jenis serangga. Semut semai ini disebut sebagai Yakedo Mushi atau Burn Bug, merupakan serangga beracun yang membuat sakit kulit yang rasanya seperti terbakar.

Wabah Tomcat ini tampaknya juga meneror Jepang di musim panas tahun ini. Serangga bertipe Staphylinidae ini memiliki panjang sekitar 6-7 centimeter, memiliki kepala dan bagian belakang berwarna hitam, sedangkan bagian tengahnya berwarna oranye. Jika dilihat dari jenisnya, Wabah Tomcat yang menyerang masyarakat di Jepang ini lebih besar dibandingkan dengan Tomcat yang ada di Indonesia. Sehingga penyakit yang disebabkan oleh racunnya pun akan semakin parah,

Menurutnya luka bakar yang disebabkan semut ini memang sangat mengganggu. Luka yang dihasilkan akan membentuk benjolan yang sangat perih jika di sentuh atau di tiup. Wabah Tomcat ini sedang banyak-banyaknya melanda Jepang, apalagi bagian pulau Kyushu. Serangga beracun ini biasanya hinggap dibeberapa tempat yang mengandung air seperti rawa, kolam, tepi sungai, dan juga lapangan terbuka.

Walaupun semut ini sedang banyak-banyaknya menyerang wilayah Jepang, ada baiknya kita waspada jika bertemu semut yang mengganggu ini. Beberapa dokter menyerankan beberapa cara untuk menghindari penyakit yang disebabkan oleh Tomcat:

  • Jika menempel di tubuh, jangan di pukul seperti nyamuk. Sebab efek racunnya justru akan menyebar karena ada di dalam tubuhnya. Lebih baik meniup untuk mengusirnya pergi.
  • Jika menyerang bagian tubuh yang tidak memungkinkan untuk ditiup, jangan sentuh secara langsung, karena racunnya bisa menyebar dari kontak secara langsung.
  • Jika sudah tersentuh, lebih baik mencuci bagian yang tersentuh dengan sabun dan air bersih.
(Visited 137 times, 1 visits today)
Tags: , , , , , , ,
nonton film online

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.