Dirut BEI: Kepercayaan Investor Terhadap Ekonomi Nasional Masih Terjaga Sebabkan IHSG Catat Rekor Baru

Anda sedang berada di Berita Dirut BEI: Kepercayaan Investor Terhadap Ekonomi Nasional Masih Terjaga Sebabkan IHSG Catat Rekor Baru, share jika artike ini bermanfaat untuk anda.

Jakarta, HaloBerita.com – Bursa Efek Indonesia menilai bahwa kepercayaan investor terhadap ekonomi nasional menjadi salah satu faktor yang mendorong indeks harga saham gabungan kembali mencatatkan rekor baru sepanjang sejarah.

“Pasar modal selalu naik mendahului naiknya perekonomian dan biasanya turun mendahului perekonomian,” ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Rabu (17/1).

Ia mengatakan bahwa salah satu indikator ekonomi nasional bisa dilihat dari tata kelola manajemen fiskal Indonesia yang baik, nilai tukar rupiah yang stabil, inflasi terjaga, serta kondisi politik kondusif. Selain itu, hasil kinerja emiten yang tumbuh signifikan turut meningkatkan kepercayaan investor untuk menempatkan dana investasinya di pasar saham domestik.

Pada kuartal ketiga 2017, ia mengemukakan rata-rata pertumbuhan laba emiten mencapai 20 persen, itu merupakan terbesar di kawasan Asean. Dirinya optimistis pertumbuhan itu akan bertahan bahkan lebih baik pada tahun ini sehinga terefleksi dengan terus naiknya IHSG.

Sementara itu, Direktur Investor Relation and Chief Economist Bahana TCW, Budi Hikmat mengatakan posisi Indonesia saat ini jauh lebih baik. Beberapa indikator di antaranya seperti penurunan defisit neraca berjalan, penguatan cadangan devisa, perlambatan inflasi dan kestabilan rupiah.

“Maka, tak heran bila lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings memberikan kenaikan peringkat layak investasi pada akhir tahun lalu,” katanya.

Ia menilai ada tiga kunci utama untuk pemulihan ekonomi dan prospek investasi secara keberlanjutan, yakni keberhasilan pemerintah dalam memperluas lapangan pekerjaan, pengendalian defisit neraca berjalan, dan mendorong penerimaan pajak yang tetap ramah bagi dunia usaha.

“Rasio pajak terhadap PDB Indonesia terbilang bisa ditingkatkan secara gradual. Jika upaya ini berhasil maka penawaran (supply) obligasi negara akan berkurang. Hal ini akan diikuti dengan penurunan yield mendekati negara sekawasan yang berkisar 5 persen. Valuasi saham dapat meningkat sehingga mendorong kenaikan IHSG,” katanya.

 


(Visited 4 times, 1 visits today)
Tags: , , , , , , , ,
nonton film online

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.