Kabar Bola Inggris – Allardyce Semakin Dekat Dengan Everton

Anda sedang berada di Berita Kabar Bola Inggris – Allardyce Semakin Dekat Dengan Everton, share jika artike ini bermanfaat untuk anda.

Sam Allardyce tinggal selangkah lagi akan ditunjuk sebagai manajer baru Everton. Setelah proses negosiasi mengenai dia untuk menggantikan Ronald Koeman di Goodison Park berlanjut pada Selasa (28/11) malam waktu setempat, dengan mantan pemain Liverpool dan pelatih Sammy Lee ini diharapkan bisa menjadi bagian dari staf pelatihnya.

Mantan manajer Inggris, yang telah absen sejak meninggalkan Crystal Palace pada musim panas kemarin, akan kembali dari masa liburannya pada hari Rabu (29/11) dan diperkirakan akan bertemu dengan pemegang saham utama Everton, Farhad Moshiri, untuk menyelesaikan kontraknya, yang diyakini bernilai sekitar 6 juta poundsterling per tahun.

Perundingan awal dengan perwakilan Allardyce mengalami kebuntuan pada awal bulan ini, namun diketahui bahwa Everton kembali mendekati manjer berusia 63 tahun tersebut setelah menjadi jelas bahwa Watford tidak tertarik untuk membiarkan Marco Silva meninggalkan Vicarage Road.

Manajer Leicester Craig Shakespeare juga kemungkinan akan ditunjuk sebagai bagian dari staf pelatih Allardyce, dengan Lee akan memulai kembali kemitraannya dengan manajer yang sebelumnya pernah bekerja sama di klub Bolton, timnas Inggris dan Palace.

Mereka diperkirakan akan berada di tempat pada waktunya untuk pertandingan Liga Utama Inggris melawan Huddersfield, dengan David Unsworth mengambil alih pertandingan terakhirnya sebagai manajer sementara untuk melawan West Ham pada Rabu (29/11) malam waktu setempat.

Allardyce sebelumnya menarik diri dari diskusi untuk mengambil alih jabatan dari Koeman, yang dipecat menyusul kekalahan kandang dengan skor telak  5-2 ketika melawan Arsenal pada bulan lalu, dengan alasan keragu-raguan klub tersebut sebagai alasannya.

“Itu tidak pernah terwujud seperti yang saya kira, sayangnya,” katanya. “Ada waktu yang lama tanpa keputusan, jadi saya harus mengambil keputusan itu sendiri. Saya memutuskan hal tersebut mungkin lebih baik jika itu bukan saya dan saya akan beralih ke hal lain. Ini akan menjadi pekerjaan yang luar biasa tapi rasanya tidak enak. Saya pikir ketika Anda berada di posisi saya, Anda ingin orang-orang menjadi penentu dan merasa seperti mereka menginginkan Anda. Saya tidak merasakannya secara keseluruhan. Mereka ragu-ragu bahwa saya adalah pria yang terpilih itu.”

(Visited 4 times, 1 visits today)
Tags: , , , , , , ,
nonton film online

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.