Kuasai Kode Morse Hanya 4 Jam dengan Google Glass

Anda sedang berada di Berita Kuasai Kode Morse Hanya 4 Jam dengan Google Glass, share jika artike ini bermanfaat untuk anda.

 

Bagi Anda yang  dulu bersekolah formal pasti mengenal sandi atau kode Morse di kegiatan Pramuka. Selain agak membingungkan, kode Morse agak sulit dihapal. Namun  Google Glass dapat membuat  proses belajar kode Morse jauh lebih mudah karena peneliti telah mengembangkan sebuah sistem yang menjadikan proses belajar kode Morse bisa dikuasai hanya dalam waktu empat jam menggunakan serangkaian getaran Google Glass yang ditempatkan di dekat telinga.
Kode Morse adalah metode transmisi informasi teks di mana huruf diwakili oleh kombinasi dari cahaya panjang dan pendek atau sinyal suara. Pengguna yang mengenakan Google Glass  bisa  tetap belajar  kode Morse tanpa harus terpaku  memperhatikan sinyal.  Seperti dilansir dari Hindustantimes, mereka bisa tetap  bermain game sambil merasakan getara  dan mendengar huruf yang disampaikan. Setelah mereka menempuh  beberapa jam proses belajar, pengguna Google Glass  94% dapat secara akurat memasukkan kalimat yang termasuk di  setiap huruf alfabet secara benar dan 98% kode Morse yang mereka tulis adalah benar dan akurat untuk setiap hurufnya, kata para peneliti.
“Apakah studi baru ini berarti bahwa  setiap orang akan bisa secara cepat  mempelajari kode Morse? Mungkin tidak, dan mungkin iya. Ini menunjukkan bahwa PHL (Passive Haptic Learning)  menurunkan penghalang untuk pengguna dalam mempelajari  metode entri teks – sesuatu yang kita butuhkankan  untuk  perangkat  smartwatch dan perangkat lainnya yang tidak mengharuskan Anda untuk melihat perangkat atau keyboard secara terus menerus  untuk berkirim pesan”, kata pemimpin team  peneliti bernama Thad Starner, yang merupakan seorang  Profesor di Georgia Institute of Technology. Penelitian ini sekaligus  adalah bab terakhir dari penelitian terkait PHL  di Georgia Tech.
Metode yang sama dengan menggunakan getaran,  juga telah  dikembangkan oleh team peneliti  untuk mengajarkan orang tentang huruf-huruf  braille, cara bermain piano dan sensasi  getaran di ujung jari tangan yang ditingkatkan untuk orang-orang dengan cedera tulang belakang parsial. Dalam penelitian ini, tim memutuskan untuk menggunakan bahan  kaca  yang memiliki dual speaker built-in dan semacam penyadap audio. Dalam studi tersebut, para peserta memainkan game sambil merasakan getaran halus-dan kencang saat  panel ditempatkan di dekat  telinga mereka.
Panel yang sama inilah yang juga digunakan oleh team peneliti dalam mengembangkan  PHL untuk membantu proses pembelajaran kode Morse melalui Google Glass.  Panel tersebut  mewakili titik dan garis kode Morse dan diwakili melalui indera taktil mereka.  Panel  tersebut  mengirim sinyal yang sangat rendah frekuensinya  untuk sistem speaker  Google Glass. Karena itu dialirkan  sangat lambat, suara ditransmisikan  sebagai getaran.
Setengah dari peserta dalam penelitian  itu merasakan getaran dan prompt suara untuk setiap huruf yang sesuai.

Peserta diuji selama penelitian tentang kode Morse dan kemampuan mereka untuk mengetiknya. Setelah kurang dari 4 jam mereka merasa bahwa mempelajari kode Morse itu sangat gampang. Mereka bahkan dengan lancar  menulis  setiap huruf dalam kode Morse. Dan setiap orang ditantang untuk mengetik alfabet dalam kode Morse dalam ujian akhir penelitian tersebut.

 

(Visited 29 times, 1 visits today)
Tags: , ,
nonton film online

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.