MU Harusnya Beli Michael Keane, Bukan Victor Lindelof!

Anda sedang berada di Berita MU Harusnya Beli Michael Keane, Bukan Victor Lindelof!, share jika artike ini bermanfaat untuk anda.

Manchester United menyelesaikan transfer pertama mereka di musim panas ini dengan pemain internasional Swedia Victor Lindelof yang menyetujui kesepakatan transfer dengan bandrol £ 30,75 juta pekan lalu.

Sementara penggemar The Red Devils sangat antusias dengan kepindahan bek Benfica itu, mantan pemain tengah The Red Devils, Ray Wilkins justru tidak terkesan. Dia lebih memilih pemain dengan pengalaman di Premier League untuk bergabung ke Old Trafford.

Muncul di Sky Sports News pada hari Senin, Wilkins mengatakan bahwa United seharusnya lebih mengutamakan pemain belakang Burnley Michael Keane ketimbang bek Benfica Lindelof, yang dia yakin “tidak melakukan apapun” dalam sepak bola.

Wilkins merasa pemain Eropa terlalu mahal dan tim asuhan Jose Mourinho bisa saja menandatangani kontrak dengan pemain internasional Inggris dengan biaya yang jauh lebih murah.

“Kami memiliki Keane yang muda dan telah melakukan tugasnya dengan sangat baik di Burnley, kami ingin membawanya kembali ke Manchester United seharga £ 28 juta, Lindelof tiba-tiba berbandrol 30 juta,” kata Wilkins.

“Nah, saat kita membawa seseorang dari Eropa, itu (harganya) selalu dimulai dengan angka tiga.”

“Orang ini tidak melakukan apapun, sama sekali tidak ada, namun Keane telah bermain dengan sangat baik di Liga Primer, tapi kami berbicara hanya dengan bandrol £ 25 juta. Semenatra bek ini masuk dengan harga £ 32 juta, £ 33 juta. Bisakah dia melakukannya? Kami tahu Keane bisa, namun kita tidak siap untuk menghabiskan uang untuknya.”

“Itu selalu dimulai dengan tiga, atau empat, atau lima. Tidak ada yang mendapat sesuatu yang murah dari pemain Eropa karena ini adalah Liga Primer.”

 

(Visited 44 times, 1 visits today)
Tags: , , , , , , , ,
nonton film online

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.