Tarbiyah Perti Menyelesaikan Munas dan Muktamar Islah

Anda sedang berada di Berita Tarbiyah Perti Menyelesaikan Munas dan Muktamar Islah, share jika artike ini bermanfaat untuk anda.

JAKARTA – Setelah 46 tahun terpecah dua sejak tahun 1970, akhirnya dua organisasi keagamaan Islam Persatuan Tarbiyah Islamiyah dan Perti menyelenggarakan Munas dan Muktamar bersama. Acara tersebut sebagai penanda islahnya kedua organisasi tersebut pada 21-23 Oktober 2016 di Hotel Menara Peninsula, Jakarta.

Buya Basri Bermanda dan Buya Tengku M Faisal Amin terpilih menjadi Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Tarbiyah Perti hasil islah antara Persatuan Tarbiyah Islamiyah dan Perti. Sebelumnya Basri Bermanda adalah Ketua Umum di Tarbiyah Islamiyah dan M Faisal Amin Ketua Umum di Perti.

“Setelah 46 tahun kita terpecah, Alhamdulillah akhirnya organisasi yang berdiri sejak 1930 ini bersatu kembali,” ungkap Basri Bermanda. Dia menggambarkan bahwa kebersamaan dalam islah ini sudah dinantikan dan diusahakan sejak lama.

M Faisal Amin juga mengutarakan pandangan senada bahwa kebersatuan ini akan menguatkan organisasi dan memberikan manfaat lebih besar bagi ummat.

“Dengan Islah ini, selama Tarbiyah Perti tetap bersatu, akan memberikan manfaat bagi ummat hingga ke anak cucu kita. Jangan dikotori dengan hal yang membuat kita pecah lagi. Kalau dulu kami pecah karena politik, maka ke depan kami akan fokus pada masalah dakwah sosial, pengembangan masjid dan surau, pesantren dan uruwsan ketarbiyahan,” kata M Faisal Amin.

Islah ini dimulai dari Sumatera Barat oleh Buya Boy Lestari Datuk Palindih yang mengawali islah dengan mempersatukan Tarbiyah Islamiyah dan Persatuan Tarbiyah Islamiyah di provinsi itu. Islah di level daerah tersebut diupayakan agar dilaksanakan di level nasional dan akhirnya sukses dicapai dalam muktamar ini.

Muktamirin mengamanatkan lima orang formatur untuk memilih pengurus inti dari Pengurus Pusat Tarbiyah Perti. Kelima formatur itu adalah Azwar Anas, Yudo Paripurno, Basri Bermanda, Faisal Amin dan Syukri Iska.

“Saya optimistis islah secara nasional akan cepat kita sosialisasikan dan programnya akan kita jalankan. Musda di daerah bagi yang belum melaksanakan juga akan disegerakan,” kata Basri Bermanda.

Acara yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo ini ditutup oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan. “Saya sungguh terharu, gembira. Saya kira doanya Pak Azwar Anas dan Pak Yudo Paripurno agar Persatuan Tarbiyah Islamiyah dan Perti agar bisa islah Alhamdulillah akhirnya terwujud. Begitulah seharusnya kita, dan begitulah harusnya umat Islam,” ungkap Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Zulkifli juga sangat mengapresiasi kemampuan kedua organisasi yang terpisah akhirnya bisa bersatu kembali.
“Apa yang saya saksikan ini adalah pengamalan dari nilai-nilai luhur yang telah kita sepakati. Organisasi ini sudah menjalankan sila keempat Pancasila yaitu musyawarah dan mufakat, karena memilihnya itu memilih lima formatur bukan menang-menangan,” tambah Zulkifli.

dibaca 0x

(Visited 116 times, 1 visits today)
Tags: , , , , ,
nonton film online

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.