TKI Dibawah Bayang-bayang Hukuman Mati

Anda sedang berada di Berita TKI Dibawah Bayang-bayang Hukuman Mati, share jika artike ini bermanfaat untuk anda.

Jakarta, HaloBerita.com – Eksekusi mati bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) Zaini Misrin Arsyad (53) menambah bilangan tewasnya pekerja migran Indonesia di Arab Saudi sekaligus memperbesar kekhawatiran terhadap ancaman hukuman mati bagi TKI di luar negeri.

Menurut catatan Migrant Care, Misrin merupakan buruh migran Indonesia kelima yang dihukum mati di Arab Saudi setelah Yanti Irianti, Ruyati, Siti Zaenab, dan Karni.

Misrin, pria yang berasal dari Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, divonis hukuman qisas atau hukuman mati pada 17 November 2008 oleh Mahkamah Umum Saudi.

Dia ditangkap oleh polisi Arab pada 13 Juli 2004 dan dinyatakan bersalah membunuh majikannya yang bernama Abdullah bin Umar Muhammad Al Sindy.

Hukuman mati itu pun terjadi pada Misrin tepatnya pada 18 Maret 2018 pukul 11.30 waktu setempat.

Terhadap Misrin, pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai bantuan hukum termasuk pendampingan hukum, negosiasi, diplomasi dan tindakan lain untuk menghentikan diberlakukannya hukuman mati.

Namun, hukuman mati tersebut hanya sempat tertunda dari 2008 dan tetap terjadi di 2018.

Laman wikipedia menyebut, qisas merupakan hukum islam yang berarti pembalasan atau memberi hukuman yang setimpal. Dalam kasus pembunuhan, hukum qisas memberikan hak kepada keluarga korban untuk meminta hukuman mati kepada pembunuh.

Dengan demikian, hanya jika ahli waris korban memberikan pengampunan atas nyawa pembunuh maka hukuman mati tersebut dapat digagalkan.

(Visited 3 times, 1 visits today)
Tags: , , , , , , , , , , , , , ,
nonton film online

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.